Oleh: Eliya Winta Marlina
Manfaat Perawatan Pijat Bayi
Perawatan pijat bayi merupakan praktik tradisional yang didukung bukti ilmiah, memberikan manfaat fisik, emosional, dan perkembangan bagi bayi usia 0-12 bulan. Teknik pijat lembut ini merangsang sistem saraf, sirkulasi darah, dan ikatan orang tua-anak melalui sentuhan multisensori. Dilakukan secara rutin, pijat bayi dapat menjadi bagian penting dari perawatan harian untuk mendukung tumbuh kembang optimal.
Manfaat Fisik dan Kesehatan
Pijat bayi melancarkan pencernaan dengan merangsang gerakan usus, mengurangi kembung, kolik, dan sembelit melalui gerakan searah jarum jam di perut. Penelitian menunjukkan peningkatan berat badan signifikan pada bayi prematur dan cukup bulan, hingga 21-47% lebih tinggi dibanding kelompok kontrol, berkat aktivasi reseptor tekanan kulit dan hormon pertumbuhan seperti insulin serta IGF-1. Selain itu, pijat menurunkan kadar bilirubin pada bayi kuning, meningkatkan frekuensi defekasi selama fototerapi, dan memperkuat imunitas dengan menstabilkan sistem saraf vagal.
Pijat juga meningkatkan sirkulasi darah dan oksigenasi, mendukung metabolisme serta perkembangan motorik halus-kasar. Pada bayi berisiko tinggi, pijat menyesuaikan denyut jantung, pernapasan, dan saturasi oksigen, serta mengurangi masa rawat inap.
Manfaat Psikologis dan Tidur
Pijat merangsang produksi endorfin, serotonin, dan melatonin, membuat bayi rileks, mengurangi hormon stres kortisol, epinefrin, serta norepinefrin. Akibatnya, tidur menjadi lebih nyenyak dan teratur, dengan bayi aktif siang hari serta tidur panjang malam hari, terutama jika dilakukan pasca-mandi. Studi RCT membuktikan pijat meningkatkan attachment ibu-anak serta kepercayaan diri orang tua, mengurangi depresi postpartum.
Interaksi sentuhan memperkuat bonding emosional, membantu regulasi emosi bayi melalui aktivasi sistem HPA.
Cara Melakukan Pijat Bayi yang Benar
Lakukan di ruangan hangat (24°C), saat bayi terjaga, kenyang 45 menit lalu, dan cuci tangan bersih. Gunakan baby oil hangat, mulai dari kaki: urut paha-betis melingkar, telapak kaki dengan ibu jari. Lanjut lengan (atas-pergelangan memutar), dada menyilang, perut searah jarum jam, kepala-wajah lembut, serta punggung tengkurap dari leher-bokong.
Ajak bicara atau nyanyi, hentikan jika bayi rewel. Hindari tekanan keras, fontanel, atau minyak esensial.
Kontraindikasi dan Keamanan
Hindari pijat saat bayi demam, sakit, pasca-vaksin/imunisasi, ruam kulit parah, atau baru makan. Jangan paksa bayi tidur atau rewel, serta konsultasi dokter untuk kondisi medis khusus. Praktik benar oleh orang tua aman, tanpa bukti bahaya signifikan dari meta-analisis.
Kesimpulan
Perawatan pijat bayi holistik mendukung kesehatan optimal jika dilakukan konsisten 5-20 menit/hari. Orang tua disarankan ikuti kelas bersertifikat untuk teknik tepat. Manfaat jangka panjang mencakup pertumbuhan fisik, emosional stabil, dan bonding kuat.